Sabtu, 07 Mei 2011
Sabtu, 30 April 2011
Testimony of the devil
Suatu ketika Allah memerintahkan iblis untuk menemui Rasulullah dan menjawab semua pertanyaannya. Iblis segera mengubah dirinya menjadi seorang kakek tua yang bersih dan rapi sambil membawa tongkat. Saat sampai dihadapan Rasulullah dia ditanya : " Siapakah engkau ?" dan iblis menjawab :" Aku iblis "

Rasulullah : " Apa yang mendorongmu untuk menemuiku ?"
Iblis : " Aku terpaksa.....karena Allah memerintahkanku melalui malaikatNya untuk menemuimu dan menjawab semua pertanyaan darimu dengan jujur. Seandainya aku tidak melakukannya maka aku akan dibuat seperti debu yang ditiup angin."
Rasulullah : " Hai iblis siapakah musuhmu dari umatku ?"
Iblis : Ada 14 jenis orang yang menjadi musuhku yaitu :
Rasulullah : " Apa yang mendorongmu untuk menemuiku ?"
Iblis : " Aku terpaksa.....karena Allah memerintahkanku melalui malaikatNya untuk menemuimu dan menjawab semua pertanyaan darimu dengan jujur. Seandainya aku tidak melakukannya maka aku akan dibuat seperti debu yang ditiup angin."
Rasulullah : " Hai iblis siapakah musuhmu dari umatku ?"
Iblis : Ada 14 jenis orang yang menjadi musuhku yaitu :
Jumat, 29 April 2011
Mengawal keagungan dunia pendidikan (1)
Pendidikan merupakan garda depan perubahan menuju lebih baik. Tidak pernah kita dengar suatu negara maju ( SDM berkualitas dengan pemanfaatan SDA secara bertanggungjawab ) dan disegani tanpa telah terjadi proses pembelajaran efektif yang menyertainya.
Berbicara pendidikan orang akan langsung terhubung dengan sosok guru sebagai pendidik tetapi pendidik dalam pengertian luas sebenarnya bukan hanya guru namun di dalamnya termasuk pemerintah, orang tua, publik figur juga selebritis. Sehingga pendidik adalah setiap orang yang digugu dan ditiru ucapan maupun tindakannya dengan demikian seluruh pendidik harus bersinergis memberi andil pribadi positif ( setiap ucapan dan tindakannya ) demi generasi yang lebih baik.
Sayangnya untuk beberapa kalangan pendidik masih saja dengan entengnya mempertontonkan perilaku negatif seperti pornografi (Indonesia termasuk peringkat 3 didunia setelah Rusia dan Swiss )* dengan tanpa dosa ( kepada Tuhan dan masyarakat ) melakukan hubungan privacy diluar nikah sehingga banyak ditiru oleh para remaja ABG yang masih labil, sebagai contoh misalnya baru baru ini kita dikejutkan dengan perilaku pelajar yang melakukan aktivitas mesum setelah selesai melaksanakan Ujian Nasional. karena perbuatannya terebut mereka akan diberi sangsi oleh dinas terkait namun apakah peristiwa itu mutlak hanya kealpaan mereka berdua tidakkah porsi terbesar sebenarnya ada dipundak para pendidik ?
(*) Sumber Koran Republika April 2011
Berbicara pendidikan orang akan langsung terhubung dengan sosok guru sebagai pendidik tetapi pendidik dalam pengertian luas sebenarnya bukan hanya guru namun di dalamnya termasuk pemerintah, orang tua, publik figur juga selebritis. Sehingga pendidik adalah setiap orang yang digugu dan ditiru ucapan maupun tindakannya dengan demikian seluruh pendidik harus bersinergis memberi andil pribadi positif ( setiap ucapan dan tindakannya ) demi generasi yang lebih baik.
Sayangnya untuk beberapa kalangan pendidik masih saja dengan entengnya mempertontonkan perilaku negatif seperti pornografi (Indonesia termasuk peringkat 3 didunia setelah Rusia dan Swiss )* dengan tanpa dosa ( kepada Tuhan dan masyarakat ) melakukan hubungan privacy diluar nikah sehingga banyak ditiru oleh para remaja ABG yang masih labil, sebagai contoh misalnya baru baru ini kita dikejutkan dengan perilaku pelajar yang melakukan aktivitas mesum setelah selesai melaksanakan Ujian Nasional. karena perbuatannya terebut mereka akan diberi sangsi oleh dinas terkait namun apakah peristiwa itu mutlak hanya kealpaan mereka berdua tidakkah porsi terbesar sebenarnya ada dipundak para pendidik ?
(*) Sumber Koran Republika April 2011
Selasa, 19 April 2011
Usia yang berbanding lurus dengan Prestasi
Berikut adalah sebuah kisah yang barangkali bisa berguna untuk mengarahkan kembali pemahaman kita bila sudah melenceng tidak menentu.
John F Kennedy seringkali menyampaikan kisah dari kakeknya, ketika masih muda di Irlandia, yang dalam perjalanannya ke sekolah selalu melewati dinding batu setinggi 3 meter. Pemuda ini sangat ingin untuk memanjatnya tetapi selalu merasa takut tidak mampu melampauinya, karena itu dia tidak pernah tahu apa yang ada di balik dinding tersebut.
Suatu hari sepulang sekolah menuju rumah, pemuda ini berjalan seraya melempar - lempar topinya dan tanpa sengaja topi itu terlempar sampai ke balik dinding batu tinggi. Karena pemuda ini takut dihukum pulang ke rumah tanpa topi maka kini dia harus berusaha melompat dinding batu itu untuk mengambil kembali topinya. Rasa takutnya terhadap hukuman karena telah menghilangkan topi mengalahkan rasa takutnya memanjat dinding batu.
Begitulah dalam petualangan hidup ini kita seringkali takut mengambil resiko dalam merefleksikan ide - ide kreatif. karena pemahaman yang keliru bahwa "mengubah menuju suatu yang baru hanya mengandung resiko", padahal bertahan dalam kondisi yang adapun sebenarnya mengandung resiko yang lebih besar
Senin, 18 April 2011
Tidak perlu cemas dengan Ujian Nasional
Ujian Nasional bagi para siswa sekolah Menengah Atas tengah berlangsung di negeri tercinta ini.

Bila kita telah mempersiapkannya dengan maksimal ternyata UN tidak akan memberi efek yang membuat kita bimbang atau stres. begitu pula para guru yang selama ini telah membimbing siswa - siswinya dengan pembekalan materi yang mantap dan dipahami siswa juga menebarkan doa - doa sebagai wujud kasih sayangnya agar siswanya lulus. Upaya sungguh - sungguh untuk mengantarkan para siswa/i menghadapi UN dengan selamat dan sukses.
Langganan:
Postingan (Atom)