Jumat, 28 Oktober 2011
Latihan Termokimia kelas XI
untuk melatih menuliskan persamaan Termokimia dan menghitung kalor yang terlibat pada suatu teaksi kimia klik di sini
Minggu, 23 Oktober 2011
TERMOKIMIA
ENERGI, SISTEM DAN LINGKUNGAN
Energi dalam kimia disebut juga kalor ( q ) adalah kemampuan untuk melakukan aktifitas. Termokimia memperlajari jumlah kalor/energi yang terlibat dalam suatu reaksi kimia.
Dalam asas Black diungkapkan bahwa "energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat pula dimusnahkan namun energi dapat berubah bentuk".
Energi apa saja yang kita kenal ?
Diantara macam - macam energi misalnya : Energi kinetik ( gerak ) ; energi potensial ( energi pada posisi diam ) ; energi panas, energi kimia ; energi cahaya ; energi bunyi/suara ; energi pegas dan banyak lagi.
Hukum kekekalan energi merupakan filosofi Tanam tuai. Al-qur'an beberapa ayatnya sesuai dengan filosofi ini diantaranya terdapat pada :
Al-baqarah : Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan ) yang dikerjakannya.
Al-israa' : Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri
Al-zalzalah : Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah(atom,tidak nampak)pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.
Bila ayat diatas dirangkum dan dikaitkan dengan termokimia artinya kita akan menuai kebaikan bila kita mengerjakan (bahkan walau hanya berniat / ini tidak nampak ) kebaikan ( energi positif ) dan bila kita menanam (berniat) kejahatan (energi negatif) maka kita akan menuai kejahatan (untuk diri kita sendiri) pula. Karena kita mengharapkan kebaikan untuk diri kita maka kita harus lakukan hal - hal yang baik pula. wallahu'alam
Pada percobaan Perpindahan energi yang dapat dilakukan dirumah prosedur kerja klik disini kita akan kelompokkan alat dan bahan yang digunakan pada percobaan tersebut sebagai sistem dan lingkungan. Sistem adalah sesuatu yang menjadi fokus perhatian kita sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu diluar sistem. bila digambarkan seperti ini :
Apa saja yang tergolong sistem dan apa saja yang tergolong lingkungan pada percobaan perpindahan energi tersebut ?
air dan paku adalah sistem sementara lingkungan adalah segala sesuatu selain paku dan air yaitu ceret, termometer dan udara sekitarnya.
Ternyata kita amati pada percobaan tersebut terjadi perpindahan kalor/energi panas dari api ke ceret kemudian ke air dari air ke paku dan dari paku ke air dingin di mangkok. Perpindahan energi dapat dideteksi melalui perubahan suhu yang terbaca pada skala termometer pada masing - masing air.
Berdasarkan perpindahan materi dan energi/kalor sistem dibedakan menjadi sistem terbuka, tertutup dan terisolasi. Masih ingatkah tentang pengertian materi ?
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.
Sistem terbuka misalnya air dalam gelas terbuka
Sistem tertutup contohnya seperti air di dalam gelas yang ditutup, pada sistem ini hanya terjadi perpindahan energi tanpa disertai perpindahan molekul - molekul air dan udara ( materi ). Sedangkan contoh sistem terisolasi misalnya termos air, pada sistem ini tidak terjadi pertukaran materi maupun energi.
Energi/kalor dalam sistem tidak dapat diukur tetapi yang dapat terukur adalah perubahannya (Δ) . Kalor yang diukur pada tekanan tetap disebut entalpi (H)
REAKSI ENDOTERM DAN REAKSI EKSOTERM
Pada uraian diatas kita telah paham bahwa energi dapat berpindah dan berubah tetapi tidak ada energi yang hilang maupun terbentuk ( bersifat tetap )
Perhatikan dan lakukan percobaan reaksi antara :
Persamaan reaksi percobaan 1
Mg(s) + HCl(aq) --------> MgCl2(aq) + H2(g)
ternyata tabung reaksi terasa panas saat dipegang. Pada percobaan tersebut yang dimaksud
sistem adalah Mg, HCl, MgCl2 dan H2
Dan lingkungan adalah tabung reaksi, udara sekitar dan tangan kita.
kita merasakan tabung (lingkungan) panas dan yang merasakannya adalah tangan (lingkungan) dengan demikian kita dapat katakan bahwa pada reaksi tersebut terjadi perpindahan kalor/energi dari sistem ke lingkungan ( eksoterm) atau lingkungan mendapat suplai kalor dari sistem sehingga suhu lingkungan meningkat, ilustrasinya sebagai berikut :
bila ditulis persamaan reaksi termokimianya :
Mg dan HCl disebut reaktan/pereaksi dan MgCl2 , H2 dan Energi disebut produk
pada percobaan tersebut kalor reaktan > kalor produk ( ingat asas Black, energi tidak ada yang hilang, bila energi menjadi bagian dari salah satu produk tentu saja energi tersebut awalnya berasal dari energi yang terkandung dalam pereaksi/reaktan ) atau sama juga kita katakan bahwa Hreaktan > Hproduk sehingga perubahan entalpi (ΔH) = Hproduk - Hreaktan = negatif
Bila digambarkan dalam bentuk diagram reaksi eksoterm sbb :
Percobaan ke - 2 pada tabung terjadi reaksi
Reaksi dimana kalor diserap oleh sistem dari lingkungan disebut reaksi endoterm. Bila dilustrasikan seperti dibawah ini
Reaktan NH4Cl(s) + H2O(l) bereaksi dengan mengambil kalor dari lingkungan jadi kalor merupakan bagian dari reaktan.
Produk dari reaksi diatas adalah NH4OH(aq) + HCl(aq). Akibat dari hukum kekekalan energi - ( kalor ) bersifat tetap - maka banyaknya kalor yang di ambil dari lingkungan sebagai reaktan akan sama dengan jumlah energi yang tersimpan di produk sehingga Hproduk > Hreaktan maka ΔH = Hproduk - Hreaktan = positif jadi reaksi endoterm memiliki harga ΔH positif. Diagram reaksi endoterm atau reaksi menyerap kalor sebagai berikut :
Demikianlah penjelasan mengenai perpindahan energi dari lingkungan ke sistem atau sebaliknya dan perpindahan energi dalam reaksi kimia itu kita kenal sebagai reaksi endoterm dan eksoterm.
Perubahan entalpi
Energi dalam kimia disebut juga kalor ( q ) adalah kemampuan untuk melakukan aktifitas. Termokimia memperlajari jumlah kalor/energi yang terlibat dalam suatu reaksi kimia.
Dalam asas Black diungkapkan bahwa "energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat pula dimusnahkan namun energi dapat berubah bentuk".
Energi apa saja yang kita kenal ?
Diantara macam - macam energi misalnya : Energi kinetik ( gerak ) ; energi potensial ( energi pada posisi diam ) ; energi panas, energi kimia ; energi cahaya ; energi bunyi/suara ; energi pegas dan banyak lagi.
Hukum kekekalan energi merupakan filosofi Tanam tuai. Al-qur'an beberapa ayatnya sesuai dengan filosofi ini diantaranya terdapat pada :
Al-baqarah : Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan ) yang dikerjakannya.
Al-israa' : Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri
Al-zalzalah : Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah(atom,tidak nampak)pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.
Bila ayat diatas dirangkum dan dikaitkan dengan termokimia artinya kita akan menuai kebaikan bila kita mengerjakan (bahkan walau hanya berniat / ini tidak nampak ) kebaikan ( energi positif ) dan bila kita menanam (berniat) kejahatan (energi negatif) maka kita akan menuai kejahatan (untuk diri kita sendiri) pula. Karena kita mengharapkan kebaikan untuk diri kita maka kita harus lakukan hal - hal yang baik pula. wallahu'alam
Pada percobaan Perpindahan energi yang dapat dilakukan dirumah prosedur kerja klik disini kita akan kelompokkan alat dan bahan yang digunakan pada percobaan tersebut sebagai sistem dan lingkungan. Sistem adalah sesuatu yang menjadi fokus perhatian kita sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu diluar sistem. bila digambarkan seperti ini :
Apa saja yang tergolong sistem dan apa saja yang tergolong lingkungan pada percobaan perpindahan energi tersebut ?
air dan paku adalah sistem sementara lingkungan adalah segala sesuatu selain paku dan air yaitu ceret, termometer dan udara sekitarnya.
Ternyata kita amati pada percobaan tersebut terjadi perpindahan kalor/energi panas dari api ke ceret kemudian ke air dari air ke paku dan dari paku ke air dingin di mangkok. Perpindahan energi dapat dideteksi melalui perubahan suhu yang terbaca pada skala termometer pada masing - masing air.
Berdasarkan perpindahan materi dan energi/kalor sistem dibedakan menjadi sistem terbuka, tertutup dan terisolasi. Masih ingatkah tentang pengertian materi ?
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.
Sistem terbuka misalnya air dalam gelas terbuka
| pada sisem ini terjadi perpindahan molekul - molekul air dalam gelas dengan molekul - molekul udara disekitarnya begitu pula terjadi perpindahan energi dari luar ke dalam atau sebaliknya |
Perubahan entalpi (ΔH) = Hproduk - Hreaktan
REAKSI ENDOTERM DAN REAKSI EKSOTERM
Pada uraian diatas kita telah paham bahwa energi dapat berpindah dan berubah tetapi tidak ada energi yang hilang maupun terbentuk ( bersifat tetap )
Perhatikan dan lakukan percobaan reaksi antara :
- Logam magnesium (Mg) dengan HCl 3 M dan reaksi
- NH4Cl(s) dengan H2O
Persamaan reaksi percobaan 1
Mg(s) + HCl(aq) --------> MgCl2(aq) + H2(g)
ternyata tabung reaksi terasa panas saat dipegang. Pada percobaan tersebut yang dimaksud
sistem adalah Mg, HCl, MgCl2 dan H2
Dan lingkungan adalah tabung reaksi, udara sekitar dan tangan kita.
kita merasakan tabung (lingkungan) panas dan yang merasakannya adalah tangan (lingkungan) dengan demikian kita dapat katakan bahwa pada reaksi tersebut terjadi perpindahan kalor/energi dari sistem ke lingkungan ( eksoterm) atau lingkungan mendapat suplai kalor dari sistem sehingga suhu lingkungan meningkat, ilustrasinya sebagai berikut :
bila ditulis persamaan reaksi termokimianya :
Mg(s) + HCl(aq) --------> MgCl2(aq) + H2(g) + Energi atau q
Mg dan HCl disebut reaktan/pereaksi dan MgCl2 , H2 dan Energi disebut produk
pada percobaan tersebut kalor reaktan > kalor produk ( ingat asas Black, energi tidak ada yang hilang, bila energi menjadi bagian dari salah satu produk tentu saja energi tersebut awalnya berasal dari energi yang terkandung dalam pereaksi/reaktan ) atau sama juga kita katakan bahwa Hreaktan > Hproduk sehingga perubahan entalpi (ΔH) = Hproduk - Hreaktan = negatif
Bila digambarkan dalam bentuk diagram reaksi eksoterm sbb :
Percobaan ke - 2 pada tabung terjadi reaksi
NH4Cl(s)
+ H2O(l) + Energi atau q -------- -> NH4OH(aq) + HCl(aq)
setelah reaksi berlangsung tabung reaksi terasa dingin, hal ini menunjukan bahwa reaksi sistem terjadi dengan menyerap/mengambil kalor dari lingkungan sehingga kalor lingkungan berkurang/turun akibatnya suhu lingkungan kita rasakan dingin. Yang dimaksud sistem pada reaksi tersebut adalah NH4Cl, H2O, NH4OH, HCl dan lingkungan : Tabung reaksi, tangan dan udara sekitarnyaReaksi dimana kalor diserap oleh sistem dari lingkungan disebut reaksi endoterm. Bila dilustrasikan seperti dibawah ini
Reaktan NH4Cl(s) + H2O(l) bereaksi dengan mengambil kalor dari lingkungan jadi kalor merupakan bagian dari reaktan.
Produk dari reaksi diatas adalah NH4OH(aq) + HCl(aq). Akibat dari hukum kekekalan energi - ( kalor ) bersifat tetap - maka banyaknya kalor yang di ambil dari lingkungan sebagai reaktan akan sama dengan jumlah energi yang tersimpan di produk sehingga Hproduk > Hreaktan maka ΔH = Hproduk - Hreaktan = positif jadi reaksi endoterm memiliki harga ΔH positif. Diagram reaksi endoterm atau reaksi menyerap kalor sebagai berikut :
Perubahan entalpi
Kata
kunci :
·
Panas/kalor
yang terkandung dalam sistem kimia disebut entalpi ( lambang = H )
·
Perubahan entalpi ( ΔH ) adalah jumlah panas yang dilepaskan atau diserap ketika reaksi kimia terjadi pada tekanan konstan
·
ΔH = H(produk) - H(reaktan)
·
H ditentukan untuk per mol zat pada reaksi dengan
persamaan reaksi setara
·
Satuan H biasanya diberikan dalam kJ mol-1 (kJ / mol) atau kadang – kadang dalam kkal mol-1 (kkal / mol) , 1
kalori (1 kal) = 4,184 joule (J 4,184)
·
Perubahan Energi ini diukur dalam kondisi laboratorium standar
25oC (298K) & 101.3kPa (1 atmosfer)
25oC (298K) & 101.3kPa (1 atmosfer)
Reaksi
eksoterm
|
Reaksi
endoterm
|
|
Energi diserap atau
dilepas
|
Dibebaskan
energi/kalor
Energi
sebagai bagian produk pada reaksi kimia
Bejana
reaksi menjadi hangat
Suhu
dalam bejana reaksi menjadi bertambah
|
Diserap
energi/kalor
Energi
sebagai bagian reaktan pada reaksi kimia
Bejana
reaksi menjadi dingin
Suhu
dalam bejana reaksi menjadi turun
|
Energi relatif dari
reaktan dan produk
|
Energi
reaktan lebih besar daripada energi pada produk H(reaktan) > H(produk)
|
Energi
produk lebih besar daripada reaktan
H(reaktan) < H((produk)
|
Tanda ΔH
|
ΔH = H(produk) - H(reaktan)
= negatif |
ΔH = H(produk) - H(reaktan)
= positif |
Menulis persamaan
|
N2(g)+
3H2(g) ---> 2NH3(g)+ 92.4 kJ
N2(g)+3H2(g)--->2NH3(g) ΔH=-92.4 kJ mol-1 |
2NH3(g)+
92.4 kJ ---> N2(g)+ 3H2(g)
2NH3g--->N2(g)+3H2(g) ΔH=+92.4 kJ mol-1 |
Diagram energi
|
Energi reaktan (N2 & H2) lebih besar daripada energi dari produk (NH3).
Dilepaskan energi.
ΔH = negatif. ΔH diukur dari energi reaktan ke energi produk pada diagram energi tersebut |
Energi reaktan (NH3) lebih kecil dari energi produk (N2 & H2).
Energi diserap.ΔH adalah positif. ΔH diukur dari energi reaktan menuju energi produk pada diagram energi tersebut |
Minggu, 16 Oktober 2011
Rabu, 15 Juni 2011
Mengapa harus curang demi UN ?
Bila semua individu yang terlibat dalam ujian nasional mau berlaku jujur dan hanya takut kepada Allah saja bukan takut kepada kepala sekolah atau siapapun yang menghimbau untuk melakukan praktek - praktek curang kemungkinan Bapak menteri akan menjadi paham agar mengevaluasi kembali hajat besar yang berlangsung setiap tahun ini. Sayangnya banyak orang merasa takut untuk melawan kebathilan dan mengambil sikap diam pura - pura tidak tahu atau memilih bersinergis menyokong kebathilan dengan dalih membantu siswa atau menyelamatkan siswa karena sekolah - sekolah yang kondisi belajarnya lebih jelek dari sekolahnyapun pasti akan menggoalkan para siswanya untuk lulus UN dengan kata lain kita menentukan sikap / tindakan dengan berlandaskan pada standar moral yang tidak baik.

Kita bersama patut berupaya menempatkan kebenaran yang tidak bertentangan dengan tuntunan hidup kita ( Al -Qur'an ) tanpa ditawar dengan dalih apapun dan sekedar mengingatkan kepada siapapun yang melakukan praktek - praktek tidak jujur ini "Siapakah yang menjamin bahwa segala tindakan kita yang keliru ini tidak akan dihisab ?" Banyak orang bolehjadi tidak mengetahui / tidak mampu mengungkapkan kebathilan ini karena persekongkolan dengan merapatkan barisan agar tidak ada celah untuk bisa diketahui sebab manusia sangat besar keterbatasannya tetapi sangsikah kalian bila Allah Maha Melihat dan tidak ada yang tersembunyi bagiNya.
Kita bersama patut berupaya menempatkan kebenaran yang tidak bertentangan dengan tuntunan hidup kita ( Al -Qur'an ) tanpa ditawar dengan dalih apapun dan sekedar mengingatkan kepada siapapun yang melakukan praktek - praktek tidak jujur ini "Siapakah yang menjamin bahwa segala tindakan kita yang keliru ini tidak akan dihisab ?" Banyak orang bolehjadi tidak mengetahui / tidak mampu mengungkapkan kebathilan ini karena persekongkolan dengan merapatkan barisan agar tidak ada celah untuk bisa diketahui sebab manusia sangat besar keterbatasannya tetapi sangsikah kalian bila Allah Maha Melihat dan tidak ada yang tersembunyi bagiNya.
Sabtu, 07 Mei 2011
Sabtu, 30 April 2011
Testimony of the devil
Suatu ketika Allah memerintahkan iblis untuk menemui Rasulullah dan menjawab semua pertanyaannya. Iblis segera mengubah dirinya menjadi seorang kakek tua yang bersih dan rapi sambil membawa tongkat. Saat sampai dihadapan Rasulullah dia ditanya : " Siapakah engkau ?" dan iblis menjawab :" Aku iblis "

Rasulullah : " Apa yang mendorongmu untuk menemuiku ?"
Iblis : " Aku terpaksa.....karena Allah memerintahkanku melalui malaikatNya untuk menemuimu dan menjawab semua pertanyaan darimu dengan jujur. Seandainya aku tidak melakukannya maka aku akan dibuat seperti debu yang ditiup angin."
Rasulullah : " Hai iblis siapakah musuhmu dari umatku ?"
Iblis : Ada 14 jenis orang yang menjadi musuhku yaitu :
Rasulullah : " Apa yang mendorongmu untuk menemuiku ?"
Iblis : " Aku terpaksa.....karena Allah memerintahkanku melalui malaikatNya untuk menemuimu dan menjawab semua pertanyaan darimu dengan jujur. Seandainya aku tidak melakukannya maka aku akan dibuat seperti debu yang ditiup angin."
Rasulullah : " Hai iblis siapakah musuhmu dari umatku ?"
Iblis : Ada 14 jenis orang yang menjadi musuhku yaitu :
Jumat, 29 April 2011
Mengawal keagungan dunia pendidikan (1)
Pendidikan merupakan garda depan perubahan menuju lebih baik. Tidak pernah kita dengar suatu negara maju ( SDM berkualitas dengan pemanfaatan SDA secara bertanggungjawab ) dan disegani tanpa telah terjadi proses pembelajaran efektif yang menyertainya.
Berbicara pendidikan orang akan langsung terhubung dengan sosok guru sebagai pendidik tetapi pendidik dalam pengertian luas sebenarnya bukan hanya guru namun di dalamnya termasuk pemerintah, orang tua, publik figur juga selebritis. Sehingga pendidik adalah setiap orang yang digugu dan ditiru ucapan maupun tindakannya dengan demikian seluruh pendidik harus bersinergis memberi andil pribadi positif ( setiap ucapan dan tindakannya ) demi generasi yang lebih baik.
Sayangnya untuk beberapa kalangan pendidik masih saja dengan entengnya mempertontonkan perilaku negatif seperti pornografi (Indonesia termasuk peringkat 3 didunia setelah Rusia dan Swiss )* dengan tanpa dosa ( kepada Tuhan dan masyarakat ) melakukan hubungan privacy diluar nikah sehingga banyak ditiru oleh para remaja ABG yang masih labil, sebagai contoh misalnya baru baru ini kita dikejutkan dengan perilaku pelajar yang melakukan aktivitas mesum setelah selesai melaksanakan Ujian Nasional. karena perbuatannya terebut mereka akan diberi sangsi oleh dinas terkait namun apakah peristiwa itu mutlak hanya kealpaan mereka berdua tidakkah porsi terbesar sebenarnya ada dipundak para pendidik ?
(*) Sumber Koran Republika April 2011
Berbicara pendidikan orang akan langsung terhubung dengan sosok guru sebagai pendidik tetapi pendidik dalam pengertian luas sebenarnya bukan hanya guru namun di dalamnya termasuk pemerintah, orang tua, publik figur juga selebritis. Sehingga pendidik adalah setiap orang yang digugu dan ditiru ucapan maupun tindakannya dengan demikian seluruh pendidik harus bersinergis memberi andil pribadi positif ( setiap ucapan dan tindakannya ) demi generasi yang lebih baik.
Sayangnya untuk beberapa kalangan pendidik masih saja dengan entengnya mempertontonkan perilaku negatif seperti pornografi (Indonesia termasuk peringkat 3 didunia setelah Rusia dan Swiss )* dengan tanpa dosa ( kepada Tuhan dan masyarakat ) melakukan hubungan privacy diluar nikah sehingga banyak ditiru oleh para remaja ABG yang masih labil, sebagai contoh misalnya baru baru ini kita dikejutkan dengan perilaku pelajar yang melakukan aktivitas mesum setelah selesai melaksanakan Ujian Nasional. karena perbuatannya terebut mereka akan diberi sangsi oleh dinas terkait namun apakah peristiwa itu mutlak hanya kealpaan mereka berdua tidakkah porsi terbesar sebenarnya ada dipundak para pendidik ?
(*) Sumber Koran Republika April 2011
Langganan:
Postingan (Atom)






